Langsung ke konten utama

Sistem Reproduksi : Daur menstruasi


            Menstruasi adalah proses normal yang harus dialami oleh semua wanita subur, yang ditandai dengan keluarnya darah dari vagina karena terjadi pengelupasan dinding rahim (endometrium). Peristiwa ini erat kaitannya dengan produksi ovum (telur). Itu sebabnya jika ada gangguan siklus menstruasi orang banyak mengaitkannya dengan terjadinya gangguan kesuburan.


Untuk memahami bagaimana terjadinya menstruasi, kita harus kembali ke masalah hormon yang dikeluarkan oleh hipofisis. Mekanisme produksi ovum diatur oleh hormon yang dihasilkan oleh bagian otak yang disebut hipofisis/pituitary. Pada saat tertentu hipofisis menghasilkan hormon FSH (Follicle Stimulating Hormone) atau hormon yang merangsang pembentukan folikel. Pembentukan folikel terjadi di dalam ovarium (indung telur), umumnya yang aktif adalah ovarium sebelah kiri. Di dalam folikel inilah terdapat calon ovum.

Folikel yang sedang tumbuh tersebut menghasilkan hormon estrogen yang berfungsi merangsang pertumbuhan endometrium (penebalan dinding rahim). Sejalan dengan perkembangan folikel, maka estrogen yang dihasilkan akan semakin banyak, sehingga pada kadar tertentu akan merangsang hipofisis untuk menghasilkan hormon LH (Luteinizing Hormone) yang menyebabkan folikel pecah sehingga ovum keluar dan masuk ke dalam tuba fallopi/oviduct (saluran telur). Peristiwa inilah yang disebut ovulasi. Umumnya ovulasi terjadi sekitar hari ke-14 dihitung sejak awal terjadinya menstruasi (lihat gambar). Inilah yang disebut dengan masa subur wanita.


Folikel yang telah pecah tersebut akah berubah menjadi berwarna kekuningan dan disebut korpus luteum. Badan kuning ini selanjutnya mengeluarkan hormon progesteron yang berfungsi untuk mempercepat dan mempertahankan pertumbuhan endometrium. Untuk diketahui bahwa pada endometrium (penebalan dinding rahim) inilah kelak zigot (calon bayi) akan tumbuh dan memperoleh makanan dari ibunya melalui plasenta (ari-ari/tembuni). Endometrium dibentuk dari jalinan kapiler darah dan jaringan lain yang hangat dan lembut.

                                          


 Kemana nasib si ovum tadi? Ada dua kemungkinan nasibnya. Pertama, bila ovum yang telah keluar tadi dibuahi sehingga terbentuk zigot, kemudian melakukan penempelan (nidasi) pada endometrium dan selanjutnya berkembang menjadi embrio, akhirnya menjadi janin. Selama masa perkembangan tersebut janin membentuk plasenta yang dia gunakan untuk mengambil makanan dan oksigen dari ibunya. Nah, hebatnya plasenta ini bisa menghasilkan hormon HCG (Human Chorionic Gonadotropic) yang berfungsi mempertahankan penebalan endometrium yang digunakan janin sebagai media pertumbuhannya. Jadi HCG berfungsi menggantikan peran hormon progesteron, karena hormon ini tidak bisa diproduksi terus oleh korpus luteum.

Kedua, bila sel telur yang keluar dari ovarium tidak dibuahi, produksi estrogen terhenti. Hal ini menyebabkan kadar estrogen dalam darah sangat rendah, akibatnya aktivitas hipofisis untuk memproduksi LH juga menurun. Penurunan produksi LH menyebabkan korpus luteum tidak dapat memproduksi progesteron. Tidak adanya progesteron dalam darah menyebabkan penebalan dinding rahim tidak dapat dipertahankan, selanjutnya akan luruh dan terjadilah pendarahan. Inilah yang disebut menstruasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERSAHABATAN DI PUTIH ABU-ABU

M asa putih abu-abu alias masa SMA adalah masa yang paling indah selama di bangku sekolah menurut kebanyakan orang, yang mana masa SMA hanya akan terjadi sekali dalam seumur hidup dan tak akan pernah terulang. Ada banyak cerita yang kita dapatkan ketika SMA. Belajar bersama, bermain bersama, bolos bersama, nyontek bersama, dan masih banyak lagi cerita-cerita dimasa SMA yang terkandang terdengar sangat konyol dan lucu. Masa SMA merupakan masa perkembangan sikap menuju kearah kemandirian. Pada masa ini kita seolah merasakan kebebasan melakukan sesuatu nyaris tanpa adanya rasa kekhawatiran dan resiko yang akan dihadapi. Pada usia SMA (16-18 tahun) ini merupakan kesempatan kita untuk belajar. Rasa ingin tahu yang tinggi menunutun kita untuk berani berekspresi. Jadi, jangan heran jika banyak anak-anak SMA yang terkadang melakukan hal-hal aneh dan unik, sebab itu adalah wujud dari ekspresi mereka (dalam artian positif). Ketika bercerita tentang masa putih abu-abu, rasa kita ingin kembali pada …

Happy graduation

13 Oktober 2015 menjadi hari yang sangat luar biasa sekali, hari ini merupakan hari kedua pembekalan wisuda sekaligus menjadi hari terakhir. Berbeda dengan pembekalan dihari sebelumnya, pembekalan hari ini lebih menguras emosi dan air mata. Sebab diakhir acara, khusus wisudawan dan wisudawati asal Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) UNISSULA dirangkaikan dengan acara pelepasan dari pihak fakultas. Acara yang digelar begitu sederhana, menghadirkan seluruh dosen dan staf karyawan FIK, dan tentunya para wisudawan dan wisudawati yang tengah berbahagia menyambut kelulusan yang tinggal selangkah lagi. Dua orang mahasiswa, satu dari S1 keperawatan dan satu dari D3 Keperawatan, keduanya mewakili prodi masing-masing untuk menyampaikan kesan dan pesan selama menjalani perkuliahan di FIK. Pada dasarnya, simpulan dari kesan keduanya sama yakni merasa bangga, bisa mengenyam pendidikan di Unissula, sebab ada hal-hal yang didapati disini namun tidak diperoleh kampus lain yaitu penanaman nilai-nilai BUD…

ANSIETAS

1.Definisi
Ansietas merupakan perasaan tidak nyaman atau kekhawatiran yang samar disertai respon autonom (sumber seringkali tidak spesifik atau tidak diketahui oleh individu); perasaan takut yang disebabkan oleh antisipasi terhadap bahaya. Hal ini merupakan isyarat kewaspadaan yang memperingatkan individu akan  adanya dan memampukan individu untuk bertindak mengadapi ancaman.
2.Batasan Karakteristik
·Perilaku : §Penurunan produktivitas §Gerakan yang irelevan §Gelisah §Melihat sepintas §Insomnia §Mengekspresikan kekhawatiran karena perubahan dalam peristiwa hidup §Agitasi §Mengintai §Tampak waspada